Minggu, 30 Juni 2019

Etika Berbicara Yang Baik Dalam Keseharian


ETIKA BERBICARA YANG BAIK DALAM KESEHARIAN

Dalam pergaulan etika berbicara itu penting, tidak boleh asal bicara. Semakin tinggi tingkat pendidikan dan sosial, seseorang biasanya semakin tinggi pula etikanya dalam berbicara. Bagian ini penting untuk kita ketahui, karena akibat dari tidak menjaga etika berbicara itu banyak sekali, di antaranya :
  •   Putusnya persahabatan atau pertemanan
  •   Pertengkaran atau percekcokan
  •   Perkelahian
  •    Sakit hati
  •    Dendam

Jadi, sebaiknya kita mengetahui apa saja yang harus diperhatikan ketika berbicara dengan orang lain.

1.      Tidak Memotong Pembicaraan
Memotong pembicaraan orang lain itu tidak baik dan tidak sopan. Tidak ada orang yang suka jika omongannya di potong. Termasuk kalian sendiri bukan? Orang yang di potong pembicaraannya akan kesal dan merasa tidak dihargai. Bisa jadi, dia akan marah kalau kalian terus memotong pembicaraannya.
Sebaiknya, yang kalian lakukan adalah menunggu orang lain menyelesaikan pembicaraannya. Walaupun kalian sudah ingin berbicara, tahan dulu keinginan itu. Dengarkan sampai orang lain mengutarakan maksudnya. Apalagi kepada orang tua, janganlah kita menyela pembicaraannya.

      2.      Tidak Menggurui
Apa itu menggurui? Menggurui maksudnya berbicara seakan-akan dirinya lebih tahu daripada orang lain. Biasanya juga, orang yang seperti ini akan berusaha menguasai topik pembicaraan. Sedikit sekali dia memberi waktu bagi orang lain untuk gentian berbicara. Sebab, dia ingin terkesan pintar.

      3.      Berkata Baik Atau Diam
Etika berbicara yang pertama adalah bagaimana kita harus memilih perkataan yang baik atau lebih baik diam ketika kita tidak menemukan kata – kata yang baik untuk diberikan kepada lawan bicara. Pemilihan kata bertujuan untuk tidak menyakiti hati lawan bicara dengan lisan kita.

      4.      Berbicara Yang Penting Saja
Sering kita temukan sekumpulan teman – teman yang menghabiskan waktunya dengan saling bercakap – cakap. Namun, ternyata terkadang pembicaraan menjadi ngelantur dan tidak bisa kita bedakan baik atau pun buruk.

      5.      Jangan Berbicara Hal – Hal Kotor
Mengatakan sumpah serapah, sindiran, kritikan tanpa ada dasar yang jelas merupakan larangan bagi mereka yang ingin berbicara dengan baik kepada lawan bicara  kita. Karena berbicara seperti itu seperti kita memandang rendah lawan bicara kita

      6.      Berbicara Harus Menatap Lawan Bicara
Yang harus anda perhatikan ketika berbicara adalah konsentrasikan diri anda sepenuhnya kepada lawan bicara. jangan melihat ke arah lain sehingga membuat lawan bicara tersinggung. Menatap lawan bicara sungguh-sungguh (bukan mendelik/melirik) termasuk etika berbicara yang baik. Bicara itu bukan hanya dengan mulut, tetapi juga dengan hati dan seluruh tubuh kita kecuali kalau kita berbicara melalui telepon. Ketika berbicara usahakan seluruh gerak tubuh kita mengarah ke lawan bicara sehingga kita tahu bagaimana reaksi lawan bicara ketika membalas apa yang kita ucapkan. Kalau pandangan kita beralih ke tempat lain, kita tahu apakah lawan bicara tulus dengan ucapannya atau tidak. Bisa jadi lawan bicara bilang setuju tetapi mimik wajahnya dan kita tahu karena pandangan kita tidak tertuju kepadanya.

      7.      Jangan menggunakan Nada Suara yang Tinggi
Pakailah nada suara yang datar-datar saja, sehingga setiap orang dapat mendengarnya dengan baik. Kalau terlalu tinggi dikhawatirkan tidak semua pendengarnya dapat mendengar dengan baik. Apalagi jika kita ditunjuk sebagai pembicara, nada suara harus benar-benar dijaga. Sebab, pendengar dalam sebuah forum baik ceramah maupun diskusi cenderung beragam.

      8.      Jangan Memulai Debat Meskipun Kita Benar
Debat merupakan pintu terbukanya kesalah pahaman yang terbuka lebar. Karena satu sama lain saling mempertahankan pendapat dan argumennya masing – masing. Apalagi ketika debat di dasari dengan ketidak tahuan dari informasi yang kita dapat tersebut. Hal ini juga membuat kita membuang – buang waktu hingga bisa memutuskan silaturahmi dan menciptakan permusuhan

      9.      Jangan berkata Ghibah dan Fitnah
Ghibah atau menggunjingkan orang lain, atau pun mengadu domba tidak diperkenankan dalam etika berbicara dalam islam. Allah SWT berfirman yang artinya, “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.”(QS. Al-Hujarat: 12).

      10.  Dilarang Membicarakan Setiap yang Didengar
Banyak sekali informasi yang bertebaran setiap harinya di dalam kehidupan kita. Dan beberapa informasi tersebut tidak semua berisi kebenaran dan membawa kebaikan bagi kita. Oleh karena itu kita harus berhati – hati dalam membicarakn setiap yang kita dengar dari orang lain. Bahkan Rasulullah SAW bersabda:
 ‘Siapa yang membicarakan setiap apa yang didengarnya, berarti ia adalah pembicara yang dusta’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar