ETIKA
BERBICARA YANG BAIK DALAM KESEHARIAN
Dalam pergaulan etika
berbicara itu penting, tidak boleh asal bicara. Semakin tinggi tingkat
pendidikan dan sosial, seseorang biasanya semakin tinggi pula etikanya dalam
berbicara. Bagian ini penting untuk kita ketahui, karena akibat dari tidak
menjaga etika berbicara itu banyak sekali, di antaranya :
- Putusnya persahabatan atau pertemanan
- Pertengkaran atau percekcokan
- Perkelahian
- Sakit hati
- Dendam
Jadi, sebaiknya
kita mengetahui apa saja yang harus diperhatikan ketika berbicara dengan orang
lain.
1.
Tidak
Memotong Pembicaraan
Memotong
pembicaraan orang lain itu tidak baik dan tidak sopan. Tidak ada orang yang
suka jika omongannya di potong. Termasuk kalian sendiri bukan? Orang yang di
potong pembicaraannya akan kesal dan merasa tidak dihargai. Bisa jadi, dia akan
marah kalau kalian terus memotong pembicaraannya.
Sebaiknya,
yang kalian lakukan adalah menunggu orang lain menyelesaikan pembicaraannya. Walaupun
kalian sudah ingin berbicara, tahan dulu keinginan itu. Dengarkan sampai orang
lain mengutarakan maksudnya. Apalagi kepada orang tua, janganlah kita menyela
pembicaraannya.
2. Tidak Menggurui
Apa
itu menggurui? Menggurui maksudnya berbicara seakan-akan dirinya lebih tahu
daripada orang lain. Biasanya juga, orang yang seperti ini akan berusaha
menguasai topik pembicaraan. Sedikit sekali dia memberi waktu bagi orang lain
untuk gentian berbicara. Sebab, dia ingin terkesan pintar.
3. Berkata Baik Atau Diam
Etika
berbicara yang pertama adalah bagaimana kita harus memilih perkataan yang baik
atau lebih baik diam ketika kita tidak menemukan kata – kata yang baik untuk
diberikan kepada lawan bicara. Pemilihan kata bertujuan untuk tidak menyakiti
hati lawan bicara dengan lisan kita.
4. Berbicara Yang Penting Saja
Sering
kita temukan sekumpulan teman – teman yang menghabiskan waktunya dengan saling
bercakap – cakap. Namun, ternyata terkadang pembicaraan menjadi ngelantur dan
tidak bisa kita bedakan baik atau pun buruk.
5. Jangan Berbicara Hal – Hal Kotor
Mengatakan
sumpah serapah, sindiran, kritikan tanpa ada dasar yang jelas merupakan
larangan bagi mereka yang ingin berbicara dengan baik kepada lawan bicara kita. Karena berbicara seperti itu seperti
kita memandang rendah lawan bicara kita
6. Berbicara Harus Menatap Lawan
Bicara
Yang
harus anda perhatikan ketika berbicara adalah konsentrasikan diri anda
sepenuhnya kepada lawan bicara. jangan melihat ke arah lain sehingga membuat
lawan bicara tersinggung. Menatap lawan bicara sungguh-sungguh (bukan
mendelik/melirik) termasuk etika berbicara yang baik. Bicara itu bukan hanya
dengan mulut, tetapi juga dengan hati dan seluruh tubuh kita kecuali kalau kita
berbicara melalui telepon. Ketika berbicara usahakan seluruh gerak tubuh kita mengarah
ke lawan bicara sehingga kita tahu bagaimana reaksi lawan bicara ketika
membalas apa yang kita ucapkan. Kalau pandangan kita beralih ke tempat lain,
kita tahu apakah lawan bicara tulus dengan ucapannya atau tidak. Bisa jadi
lawan bicara bilang setuju tetapi mimik wajahnya dan kita tahu karena pandangan
kita tidak tertuju kepadanya.
7. Jangan menggunakan Nada Suara yang
Tinggi
Pakailah
nada suara yang datar-datar saja, sehingga setiap orang dapat mendengarnya
dengan baik. Kalau terlalu tinggi dikhawatirkan tidak semua pendengarnya dapat
mendengar dengan baik. Apalagi jika kita ditunjuk sebagai pembicara, nada suara
harus benar-benar dijaga. Sebab, pendengar dalam sebuah forum baik ceramah
maupun diskusi cenderung beragam.
8. Jangan Memulai Debat Meskipun Kita Benar
Debat
merupakan pintu terbukanya kesalah pahaman yang terbuka lebar. Karena satu sama
lain saling mempertahankan pendapat dan argumennya masing – masing. Apalagi
ketika debat di dasari dengan ketidak tahuan dari informasi yang kita dapat
tersebut. Hal ini juga membuat kita membuang – buang waktu hingga bisa
memutuskan silaturahmi dan menciptakan permusuhan
9. Jangan berkata Ghibah dan Fitnah
Ghibah
atau menggunjingkan orang lain, atau pun mengadu domba tidak diperkenankan
dalam etika berbicara dalam islam. Allah SWT berfirman yang artinya, “Dan
janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.”(QS. Al-Hujarat: 12).
10. Dilarang Membicarakan Setiap yang
Didengar
Banyak
sekali informasi yang bertebaran setiap harinya di dalam kehidupan kita. Dan
beberapa informasi tersebut tidak semua berisi kebenaran dan membawa kebaikan
bagi kita. Oleh karena itu kita harus berhati – hati dalam membicarakn setiap
yang kita dengar dari orang lain. Bahkan Rasulullah SAW bersabda:
‘Siapa yang membicarakan setiap apa yang didengarnya,
berarti ia adalah pembicara yang dusta’

Tidak ada komentar:
Posting Komentar