Khasiat Santan
Lebaran adalah momen bahagia dan
istimewa bisa berkumpul dengan keluarga saling bermaaf-maafan. Hidangan serba
lezat sudah tersaji di meja makan. Kita siap menyantapnya bersama keluarga
tercinta.
Opor ayam dengan
ketupat, rendang daging, gulai kambing, dan sambal goreng kentang dengan ati,
merupakan sebagian kecil makanan Lebaran yang berlemak tinggi dan kolesterol
Selama ini, santan kelapa merupakan
salah satu bahan makanan yang dianggap bisa memicu berbagai penyakit serius,
seperti meningkatkan kolesterol dan penyakit jantung. Pernyataan tersebut tidak
sepenuhnya benar, tapi tidak sepenuhnya salah juga.
Faktanya, santan murni sama sekali tidak
mengandung kolesterol meski memiliki lemak jenuh yang tinggi. Keduanya adalah
hal yang berbeda. Risiko kolesterol baru didapat kalau santan dipadukan dengan
bahan makanan lain yang mengandung kolesterol, misalnya daging, telur, dan
jeroan.
Ditambah lagi makanan tersebut
dikonsumsi bersama dengan karbohidrat tinggi seperti nasi. Selain memicu
kolesterol, hal itu juga bisa menyebabkan obesitas. Jika dikonsumsi dalam
takaran yang wajar, ternyata santan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Di
antaranya enam poin berikut ini.
1. Menjadi sumber lemak yang baik
Santan memiliki tingkat lemak jenuh yang
tinggi, tapi jenisnya gak berbahaya karena termasuk trigliserida rantai pendek
hingga sedang, bukan trigliserida rantai panjang. Jenis ini berbentuk molekul
yang sederhana, sehingga mudah larut dalam air.
Lemak ini juga lebih cepat menghasilkan
energi dan mempercepat metabolisme, karena perpindahan dari usus kecil menuju
hati lebih mudah. Jadi hanya sedikit residu lemak yang terbentuk atau menumpuk
di jaringan lemak. Di samping itu, santan mengandung asam lauric yang lebih
mirip lemak baik dalam ASI, bukan lemak jahat pada daging.
2. Menurunkan kadar kolesterol
Kadar LDL atau kolesterol baik dalam
tubuh bisa meningkat jika mengonsumsi santan dengan takaran yang pas. Hal ini
sesuai dengan rekomendasi National Heart Foundation dan American Heart
Association, yang menyebutkan baiknya santan dikonsumsi tak lebih dari
seperempat hingga setengah cangkir sehari. Lebih baik lagi jika santan
dikombinasikan dengan bahan-bahan seperti sayuran, ayam, serta tofu.
3. Terdapat vitamin dan mineral yang
diperlukan tubuh
Berbagai jenis vitamin mineral penting
juga terdapat pada santan. Di antaranya kaya zat besi, magnesium, pospor,
potassiun, tembaga, selenium, seng, dan folat. Terdapat pula vitamin A, D, E,
K, dan B16 juga bisa ditemukan. Selebihnya, santan mengandung thiamin, niacin,
kolin, asam pantothenic, dan kalsium.
4. Upaya menjaga kekebalan tubuh
Salah satu manfaat santan yang bisa kita
dapat adalah kandungan vitamin C yang tinggi. Seperti kita tahu, vitamin C bisa
membantu menjaga daya tahan tubuh dari penyakit.
Selain itu asam laurat, antimikroba, dan
asam kaprat yang terdapat dalam santan berfungsi sebagai antibakteri,
antifungi, dan ativirus. Berbagai kandungan tersebut juga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh dari serangan
berbagai bakteri dan virus berbahaya, seperti influenza hingga herpes.
5. Memelihara keindahan rambut
Santan juga bisa jadi alternatif untuk
merawat rambut yang tidak sehat, seperti
rambut kering, rambut rontok, mengatasi ketombe, mempercepat penumbuhan rambut,
dan menutrisi kulit kepala. Caranya dengan membalurkan santan ke rambut hingga
merata ke kulit kepala sambil dipijat perlahan.
Selanjutnya bilas lalu cuci rambut
menggunakan sampo seperti biasa. Untuk kamu yang punya masalah dengan rambut
mengembang, bisa juga diatasi dengan masker campuran santan dan lemon.
6. Menjaga kesehatan kulit wajah
Karena berkhasiat sebagai pelembab
alami, santan baik untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Mulai dari mencegah
timbulnya garis halus di wajah, mencegah kekeringan, mengencangkan, hingga mencerahkan
kulit.
Santan juga bisa berfungsi sebagai
makeup remover yang ampuh, lho! Caranya campurkan minyak kelapa dan santan
dengan perbandingan 1:2, tuang atau celup kapas ke campuran tersebut, lalu
usapkan pada wajah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar