Permasalahan Etika Bisnis di Dunia Iklan
Etika bisnis merupakan
cara untuk melakukan kegiatan bisnis mencakup seluruh aspek yang berkaitan
dengan individu, perusahaan, dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan
dapat membentuk nilai, norma, dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam
membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang
saham, juga masyarakat. Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah
bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan
yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika serta hukum dan peraturan
yang berlaku.
Ditengah kemajuan teknologi informasi
yang sangat pesat dan persaingan dunia usaha yang ketat maka etika bisnis
adalah instrumen penting yang tak dapat di abaikan, penilaian atas bagus nya
suatu iklim dunia usaha dapat dilihat dari etika bisnis yang di lakukan para
pelaku usaha, baik memperlakukan saingan, stake holder pemerintah, konsumen
maupun pesaing usaha.
Di
tengah persaingan yang ketat iklan adalah salah satu cara bagi pelaku usaha
untuk menunjukan kepada konsumen dan pesaing bisni bahwa mereka dan produk yang
di produksi nya memiliki nilai lebih di banding pesaingnya, namun dalam konten
iklan yang di produksi terkdang melanggar prinsip-prinsip etika bisnis.
Beberapa permasalahan terkait dengan
iklan dan etika dalam berbisnis dapat diurai menjadi beberapa permasalahan
sebagai berikut:
·
Iklan yang ditampilkan tidak mendidik
·
Iklan yang ditampilkan cenderung
menyerang produk lain.
·
Iklan yang ditampilkan tidak sesuai
dengan realita dan konsumen merasa teripu
Tanpa disadari, kasus pelanggaran etika
bisnis dalam mengiklankan produk merupakan hal yang biasa dan wajar pada masa
kini. Banyak hal yang berhubungan dengan pelanggaran etika bisnis yang sering
dilakukan oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab. Berbagai hal
tersebut merupakan bentuk dari persaingan yang tidak sehat oleh para pebisnis
yang ingin menguasai pasar. Selain untuk menguasai pasar, tujuan lainnya yaitu
mendapatkan banyak keuntungan sebanyak banyaknya. Faktor tersebut merupakan
alasan yang umum untuk para pebisnis melakukan pelanggaran etika dengan
berbagai cara.
Dalam periklanan, etika
dan persaingan yang sehat sangat diperlukan untuk menarik konsumen. Karena
dunia periklanan yang sehat sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi suatu
negara. Sudah saatnya iklan di Indonesia bermoral dan beretika. Berkurangnya
etika dalam beriklan membuat keprihatinan banyak orang. Tidak adanya etika dalam
beriklan akan sangat merugikan bagi masyarakat, selain itu juga bagi ekonomi
suatu negara. Secara tidak sadar iklan yang tidak beretika akan menghancurkan
nama mereka sendiri bahkan negaranya sendiri. Saat ini banyak kita jumpai
iklan-iklan di media cetak dan media elektronik menyindir dan menjelek-jelekkan
produk lain. Memang iklan tersebut menarik, namun sangat tidak pantas karena
merendahkan produk saingannya. Makin tingginya tingkat persaingan
menyebabkan produsen lupa atau bahkan
pura-pura lupa bahwa iklan itu harus beretika. Di Indonesia iklan-iklan yang
dibuat seharusnya sesuai dengan kebudayaan kita dan bisa memberikan pendidikan bagi banyak orang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar